Ayahku tercinta
Dua anak sungai mengalir deras di pipiku
Teriakan luka menderu melepas keheningan
Ketika memandang mayat beku terbujur di
pembaringan
Aku tahu..... bahwa yang di tutup oleh
putihnya kafan orang yang kukenal
Begitu
banyak siraman kenangan
Tersirat
sekilas dalam pikiranku
Hingga
semua jasanya tak dapat kuganti
Tak sanggup kuukir semua kebaikannya
Tak sanggup kukata semua keikhlasannya
Tak sanggup kubalas semua
perlindungannya
Kini
ingin kuteguhkan hati
Kuikhlaskan
kau pergi
Kudoakan
kebahagianmu kini
Namun izinkan aku untuk menyampaikannya
Semua yang kau beri ayah
Ada disini......
Bersama jiwa dan ragaku
Aku adalah bukti keberadaanmu
Maka akan kubuat semua orang mengingat
namamu
Karna engkau adalah ayahku
Tenanglah engkau di
sisi sang pencipta
Karna kini aku akan
baik – baik saja
Menjalani roda
kehidupan dunia
Berbekal tekad dan
nasehat yang telah kau berikan
Buah
karya : ismi