Jumat, 31 Oktober 2014

puisi 2

pantulan kemanusiaan

tak kuasa pandangan melihatnya
jauh dari kenyataan yang bisa diterima manusia
semua kebaikan,semua sanjungan,semua pujian
hilang hanya karna satu kesalahan
            manusia itu makhluk ambigu
            melihat lalu menyimpulkan
            hanya segelintir orang saja yang bisa memperhatikan
dialah sepembuat kesalahan itu
dulunya ia dihormat orang,
dulunya dia panutan
dulunya dia seorang pahlawan
dengan semua kebaikan yang telah ia lakukan
            tapi hanya karna satu kesalahan ia dijauhkan
            tak ada lagi tempat aman
            tak ada lagi tempat bersembunyi
            kemanapun ia pergi selalu dicaci
            kau pendosa..... kata mereka
            kau penjahat.....ujar mereka
            kau manusia laknat.... teriak mereka
tak ada kebijakan, itulah manusia
kebencianpun datang
sumber kekuatan untuk balas dendam
memperkuat sam pembuat masalah
kenyataan ia telah kotor
membuat ia semakin menjerumuskan dirinya ke lumpur
tak ada penyesalan, tak ada rasa kasihan
begitu terus terulang pantulan diri kemanusiaan

                                                                                                            buah karya : ismi 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar